Tuesday, February 20, 2018

Kuliner Khas Solo Yang Tidak Boleh Dilewatkan


Tidak hanya wisata sejarah dan budaya, Solo juga banyak disambangi turis karena kekayaan kulinernya. Beragam sajian makanan dan minuman lezat di kota asal Presiden Jokowi siap memanjakan para petualang rasa. Bahkan tak sedikit wisatawan mancanegara dibuat penasaran dengan ragam makanan khas Solo.
Makanan khas Solo yang tidak boleh dilewatkan

Nasi Liwet
Nasi Liwet adalah salah satu makanan khas Solo yang paling terkenal diantara berbagai jenis makanan lain. Nasi Liwet terdiri dari nasi gurih dengan sayuran jipang, daging ayam, telur, santan kental (kumut), opor, dan berbagai bahan lain yang disajikan dengan alas daun pisang. Penyajian alasnya pun sangat tradisional dan unik, dimana daun pisang sedikit ditekuk dan disematkan lidi supaya bentuknya menyerupai kerucut atau yang dikenal dengan istilah pincukan.
Selat Solo
Mungkin kamu akan asing jika mendengar namanya. Selat Solo juga merupakan makanan khas Solo yang tidak boleh kamu lewatkan jika sedang mengunjungi Kota Surakarta. Rasanya yang segar, lezat dan sehat ini bisa kamu dapatkan dengan mudah di sini.

Mungkin kamu akan rada aneh jika melihat bentuknya, disajikan dengan kuah yang menyerupai semur makanan ini berisi kentang goreng, buncis rebus, wortel iris rebus, potongan tomat yang segar, daun selada, acar timun dan ditambahkan sedikit irisan daging yang tipis untuk menambahkan kelezatan dari makanan khas yang satu ini. Tapi tenang saja karena makanan ini memiliki rasa yang sangat pas dengan lidah orang Indonesia.
Tengkleng
Tengkleng sebagai makanan khas solo malam hari memang pas menemani makan malam kamu. Berbahan utama daging kambing yang dibumbui mirip dengan gulai kambing. Kuahnya encer dan penyajiannya unik karena antara tulang dan daging disajikan dalam satu wadah.

Serabi
Serabi memang sudah membuka cabang di seluruh Indonesia, tapi jika kamu ingin mencoba yang asli, silakan langsung mampir ke Solo.

Serabi Notosuman sudah melayani pelanggannya sejak 1920-an, dan mereka sukses bertahan karena mempertahankan cita rasanya yang manis, lembut dengan santan yang terasa kuat di mulut. Jika membelinya langsung di Notosuman, kamu juga bisa mendapat bonus melihat langsung pembuatan serabi dengan teknik yang menjaga kearifan lokal. Oh iya, untuk mendapatkannya, kamu harus mengantri karena peminatnya sangat banyak. Yang sabar, ya!

Timlo
Makan timlo di Solo adalah keharusan. Untuk mendapatkan yang terbaik, silakan berkunjung ke Warung Timlo Solo Sastro di wilayah Pasar Gede. Kuliner soto dengan citarasa sup ini menawarkan kesegaran dalam setiap suapan.

Untuk mendapatkan kesan mendalam, materi soto di dalamnya harus kamu cicipi, seperti mie soun, suwiran ayam, potongan sosis Solo, wortel dan irisan telur masak kecap. Tambahkan irisan hati ayam dan telur dadar untuk melengkapi hidangan sebelum kemudian disiram kuah kaldu panas yang menyegarkan. Dengan ditambah bawang goreng sebagai penambah rasa, timlo Solo bakal memuaskan nafsu makan kamu.
Tengkleng
Tengkleng adalah olahan berisi tulang-belulang dengan sedikit daging masih menempel. Biasanya ditambahkan juga jerohan kambing, mata, pipi, kuping, dan lainnya. Kuahnya kental mirip gulai dan bumbunya sangat terasa.

Salah satu warung tengkleng paling terkenal di Solo adalah Tengkleng Bu Edi. Di sini pelanggan akan mendapatkan sajian kepala kambing lengkap dengan tulang-tulangnya. Kuahnya berwarna kuning, disajikan bersama cabai rawit merah menyembul di sana-sini. Rasanya sedikit asin dengan campuran sensasi gurih dan pedas.



Tengkleng Bu Edi disajikan dalam pincuk daun pisang dan dilapisi kertas pembungkus makanan. Saking terkenalnya para pengunjung biasanya sudah antri sebelum warung dibuka. Jadi, jangan kaget apabila berpanci-panci tengkleng di sini ludes hanya dalam waktu dua jam. Usaha kuliner ini berada di Pasar Klewer, sangat mudah ditemukan. Tapi ingat, mereka buka antara pukul satu siang hingga tiga sore, jangan terlambat datang jika tak ingin kehabisan.
logoblog